[Softskill] Kreatech : SDM & Struktur Organisasi

Saat ini kita sering mendengar istilah Startup. Tapi apa sih itu Startup?, Startup itu sendiri adalah sebuah perusahaan yang baru saja di bangun atau dalam masa rintisan, namun tidak berlaku untuk semua bidang usaha, istilah startup ini lebih di kategorikan untuk perusahaan bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet. Contohnya e-commerce dan aplikasi “ojek” online

Startup dibangun oleh orang dan memiliki spesifikasi masing-masing. Banyak metode dan strategi untuk memulai Startup. Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan garis besar dari perusahaan yang kami buat dan kami cita-citakan.

kreatech-2-2

Dimulai dari nama perusahaan, kami mengusung dengan nama Kreatech. Kreatech berasal dari kata Kreatif dan Technology. Kami mengambil nama tersebut karena kami terdiri dari anak muda yang kreatif dan sangat mencintai technology. Kreatech terdiri dari 8 huruf seperti anggota awal kami yaitu 8 orang.

Startup kami bergerak dibidang IT Consultant & Software House. Kami menerima perancangan dan pembuatan sebuah sistem, konsulatasi sistem dan kebutuhannya. Kreatech juga menyediakan service pembuatan software development. pembuatan software dikhususkan di bidang mobile dan web apps. Pada kategori Software Development pihak customer dapat memilih paket yang disediakan oleh perusahaan yang terdiri dari pembuatan software aplikasi, tutorial dan maintenance.

Kami memiliki Misi :

  1. Menjadikan Kreatech sebagai IT Consultant terkemuka yang mengutamakan inovasi dalam pembuatan aplikasi berbasis mobile dan web application.

Dalam mencapai Misi, kami memiliki Visi :

  1. Melakukan kegiatan development yang inovatif dengan mengutamakan pemecahan masalah yang konkret kepada para pengguna aplikasi untuk menyelesaikan masalah yang ada.
  2. Memberikan pelayanan secara profesional kepada semua client dengan memegang teguh profesionalitas dalam pembuatan aplikasi berbasis mobile dan web application.

Adapun Tagline kami yaituCreate anything and solve the problems”.

STRUKTUR ORGANISASI UMUM

Dalam membangun Startup, Struktur organisasi internal harus ideal dan dapat bekerjasama dengan baik. startup memiliki struktur organisasi yang mendefinisikan peran dan tanggung jawab setiap individu dalam perusahaan. Menurut Michael O’Donnell struktur organisasi perusahaan startup memiliki berbagai macam pola, pola yang pertama berbentuk lingkaran, yaitu startup yang dikelola oleh satu founder saja, pola kedua, setengah lingkaran, maksudnya adalah startup yang hanya dikelola oleh dua founder, yang ketiga, berbentuk segitiga, yaitu startup yang dikelola oleh 3 orang founder, yang keempat, berbentuk segi empat atau persegi panjang, maksudnya startup yang memiliki tim inti 4 orang, dan yang kelima berbentuk hexagonal atau segi enam, artinya sebuah startup dikelola oleh tim inti yang berjumlah 6 orang dengan fungsi dan divisi yang berbeda-beda.

Dari 5 pola tersebut, menurut Michael O’Donnell paling ideal adalah pola yang berbentuk segi enam, karena menurutnya pola inilah yang paling pass dan sesuai untuk sebuah perusahaan startup.

image-6
Struktur Organisasi Hexagon

Dalam Kreatech struktur organisasi sudah ditentukan sesuai dengan kemampuan individu. Penempatan posisi yang tepat menghasilkan kerjasama team yang baik dan ideal. Berikut daftar nama dan posisi /jabatan:

image-607
Anggota tim dan jabatan
  1. Chief Executive Officer (CEO)

Yang pertama saya sebagai CEO, saya bertugas menjaga visi dan pencipta budaya perusahaan. Sebagai CEO harus bisa mengambarkan sebuah visi yang jelas dan menyusun strategi apa saja yang diperlukan untuk mencapainya. Peran CEO sebagai pemimpin, merupakan wajah dan suara perusahaan, bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang ada dalam perusahaan dan menjaga semua orang selaras dan bergerak menuju visi yang sama.

CEO harus bisa menyeimbangkan dan mencegah terjadinya ketimpangan dari lima sisi lain dari pola segi enam ini, menarik investor, pemegang kunci kemitraan dan sumber daya eksternal lainnya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berhasil.

Seorang CEO dituntut memiliki keberanian untuk membuat keputusan sulit, mengubah arah jika diperlukan untuk kelangsungan hidup atau pertumbuhan. CEO juga harus menjaga mental dan semangat tim dalam mewujudkan visi perusahaan. Adapun beberapa tugas dan tanggung jawab penting yang diemban oleh seorang CEO antara lain:

  • Merancang dan mengkomunikasikan visi misi perusahaan.
  • Merekrut dan memotivasi tim work.
  • Menjalin hubungan bisnis dengan investor.
  • Merancang dan mengatur anggaran pembiayaan.
  • Menentukan strategi bisnis perusahaan.

Itulah pemimpin Startup dan bertindak sebagai perwakilan perusahaan tersebut.

  1. Chief Operating Officer (COO)

Kemudian Fathuriady sebagai COO yang ditempati oleh seorang jenius dalam urusan mengatur organisasi dan logistik, Seorang COO bertanggung jawab untuk mengelola aset perusahaan, fasilitas, peralatan dan, SDM dan sistem pendukung tim. Kalau dibuat sebuah ibarat, 5 divisi lainnya adalah pelanggan COO.

Tugas COO memastikan bahwa divisi lain memiliki semua yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka, menjadi mentor atau pelatih dan menjadi orang yang memiliki kepercayaan bagi karyawan divisi lainnya, COO juga juga bisa menjadi pengganti sementara ketika CEO berada jauh dari kantor, mengeksekusi strategi, sebagai agen perubahan ketika perubahan yang diperlukan, dan COO bertugas menjadi seorang komunikator antara atasan dan bawahan dalam sebuah organisasi perusahaan. Beberapa tugas dasar COO lainnya:

  • Mengatur perusahaan.
  • Menjadi jembatan antara karyawan dan CEO.
  • Mengatur dan mengelola bisnis inti.

  1. Chief Technology Officer (CTO)

Yang ketiga adalah CFO yang dipegang oleh Agung Muhammad Y, sebagai pemegang peranan penting dalam sebuah perusahaan digital. Seorang CFO bekerja sama dengan CMO dan CSO untuk bisa memahami serta memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, CFO harus tegas untuk urusan pengembangan produk dan jadwal rilis.

Seorang CFO punya kewenangan dan tanggung jawab untuk mengontrol perubahan atau perbaikan fitur dan memastikan bahwa semuanya berfungsi untuk segala jenis platform yang tersedia. CFO harus mengerti dan menguasai tentang desain UX / UI, manajemen produk dan jaminan kualitas, menggunakan produk setiap hari dan terus-menerus mengujinya terhadap produk kompetitif, memahami segala sesuatu tentang bagaimana setiap produk bekerja. Adapun beberapa tugas dan peran dari seorang CTO lainnya:

  • Memantau dan menyatukan pengembangan produk.
  • Memilih, mengadopsi, dan mengimplementasikan teknologi yang cocok dengan produk yang dikembangkan.
  • Mengelola pengembangan produk.

  1. Chief Financial Officer (CFO)

Lalu CFO, sebagai penjaga keuangan perusahaan, secara garis besar CFO harus mengerti dan mengawasi darimana dan kemana saja uang perusahaan. CFO harus memastikan bahwa tidak ada satu rupiah pun yang terbuang.

Seorang CFO harus tahu model pendapatan perusahaan, membuat sebuah sistem keuangan yang baik dan terkontrol, menyetujui dan mengawasi anggaran biaya untuk 5 divisi lainnya, mengatur persediaan dan mengantisipasi kebutuhan dana di masa yang akan datang.

CFO punya kewenangan mengambil tindakan korektif jika ada yang terlihat tidak benar dalam hal rencana keuangan perusahaan, memastikan CEO dan empat divisi lainnya tahu persis tentang posisi dan kondisi perusahaan sepanjang waktu. Beberapa tugas seorang CFO lainnya:

  • Merancang strategi penggalangan dana.
  • Ikut mengambil keputusan dalam menentukan pengembangan SDM, seperti penggajian, perekrutan, dan pemecatan karyawan, bahkan termasuk keputusan akuisisi.
  • Merumuskan dokumen keuangan serta menyampaikan laporan kesehatan keuangan perusahaan.

  1. Chief Marketing Officer (CMO)

Yang kelima adalah CMO, bertugas sebagai channel dan suara pelanggan, seorang CMO dituntut untuk mengetahui dan memahami pelanggan, apa yang menjadi keinginan, kebutuhan, ketakutan, kebiasaan dan motivasi mereka. CMO harus tahu persis bagaimana produk perusahaannya bisa menarik bagi mereka, tahu apa yang mereka baca, apa yang mereka tonton dan dengarkan, siapa dan apa saja yang mempengaruhi keputusan mereka.

Seorang CMO memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendapatkan pelanggan, memberikan sebuah penawaran yang menarik agar mereka mempertimbangkan membeli atau menggunakan produk perusahaan serta membuat para pelanggan dan influencer jatuh cinta dengan perusahaan dan produk perusahaanya. Jabatan CMO membawahi beberapa bidang, yakni kehumasan, divisi riset pasar, dan pencitraan. Tanggung jawab yang diemban CMO antara lain:

  • Melakukan kampanye kehumasan.
  • Melakukan riset pasar dan menerapkan strategi pemasaran yang paling cocok.
  • Memperbaiki citra perusahaan untuk mendongkrak pemasaran sekaligus menarik modal investor

  1. Chief Sales Officer (CSO)

Yang keenam atau yang terakhir adalah CSO, divisi Sales adalah mesin perusahaan, tanpa adanya penjualan dan pendapatan, maka tidak ada yang namanya perusahaan. Menempati posisi CFO terkadang memiliki tekanan tersendiri untuk mengeksekusi segala bentuk prospek yang sudah diciptakan bagian marketing, membuat lebih banyak deal, kesepakatan, penjualan dan kepuasan pelanggan.

Seorang CSO harus bisa membuat hubungan yang baik antara perusahaan dan pelanggan lama, membuat mereka nyaman dan loyal dalam menggunakan produk dari perusahaan, karena prinsipnya orang yang sudah setia menggunakan produk tertentu merupakan sumber penghasilan yang jelas. Selain itu, tugas CSO juga mendatangkan lebih banyak pelanggan baru dan kemudian membuat mereka loyal. Dan beberapa tugas seorang CSO lain seperti:

  • Merancang strategi penjualan bersama CMO guna menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
  • Memahami kebutuhan konsumen dan mengembangkan nilai tambah yang menarik bagi konsumen.

Kami ini lah yang mengisi setiap sisi dari pola segi enam yang kami usung dengan metode oleh O’Donnell. Pembagian tugas, kewenangan dan tanggung jawab dalam sebuah perusahaan itu penting, agar masing-masing bisa fokus mengatasi permasalahan dan mengembangkan di bidangnya, sehingga perusahaan bisa berjalan dengan normal serta tumbuh dengan cepat.

Pembentukkan tim inti dapat dilakukan ketika startup sudah mulai memasuki fase beroperasi penuh sebagi sebuah perusahaan, jika dilihat dari tahap pendanaan maka posisi startup sudah berada pada round A, dengan kata lain, produk yang kami siapkan sudah dibuat dan memang siap dijual secara masal.

STRUKTUR ORGANISASI PROJECT

Suatu proyek dikerjakan dalam sebuah tim yang berisikan pekerja dari suatu perusahaan, namun struktur organisasi yang digunakan akan berbeda dengan struktur organisasi pada perusahaan itu sendiri karena dalam pengerjaannya dibutuhkan SDM dengan kemampuan yang dibutuhkan agar pengerjaan proyek dapat berjalan dengan baik.

image-608
Struktur Organisasi Proyek

Saat ini Kreatech sedang mengerjakan sebuah proyek aplikasi dalam bidang edukasi. Setiap proyek yang akan dikerjakan diberikan nama proyek, proyek ini kami sebut “Latungtung”, proyek ini dimiliki oleh Kreatech sendiri karena segala kegiatan, biaya ditanggung oleh klien melalui Kreatech sendiri.

Setiap proyek harus memiliki orang yang bisa mengatur jalannya pengerjaan proyek, dan bertanggung jawab mengenai jalannya pengerjaan, yang bertugas seperti itu dinamakan Project Manager. Karena dengan adanya Project Manager pengerjaan akan berjalan satu arah. Dalam proyek ini sebagai Project Manager adalah Adhan.

Project Manager berhak memilih orang yang dianggapnya pantas dan dapat dipercaya untuk mengerjakan suatu proyek. Dalam proyek ini dibutuhkan seorang System Analyst, tugasnya adalah menganalisa kebutuhan untuk membangun suatu system biasanya berdiskusi dengan Project Manager mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menyelesaikan sebuah proyek sesuai rencana. Sebagai System Analyst adalah Zulfahmi.

Untuk memenuhi rancangan sesuai dengan permintaan klien maka dibutuhkan seorang Desainer. Desainer harus membicarakan tampilan yang dibangun dengan System Analyst dan Programmer agar tampilannya sesuai dengan yang diharapkan. Tugas ini diemban oleh Rian.

Setelah desain tampilan sudah ditentukan beserta dengan fungsinya maka, untuk membuat program dapat dibangun, seorang Programmer dibutuhkan. Tugasnya adalah membuat aplikasi, memperbaiki aplikasi. Sebagai Programmer adalah Fathur.

Aplikasi yang sudah terbuat membutuhkan beberapa pengetesan untuk menemukan jika terdapat bug atau error, disinilah tugas Tester. Seorang Tester harus bisa merekomendasi langkah apa yang harus dilakukan jika terdapat bug atau error. Sebagai Tester adalah Agung dan Adit.

Setiap system harus didokumentasikan dari mulai System Analyst, Desainer, dan Programmer. Pendokumentasian biasanya meliputi bagaimana progress aplikasinya untuk menjelaskan mengenai system yang dibangun. Sebagai Dokumentator adalah Arif.

Administrasi proyek seperti pengarsipan yang berkaitan dengan administrasi proyek harus dikelola dengan baik. Seorang Administrator harus berkoordinasi dengan Dokumentator. Sebagai Administrator adalah Alvin.

 


SUMBER :

www.isrul.com

id.techinasia.com

http://www.startupborneo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s